bloq o’ me-Let’s Go Green

April 14, 2006

Risalah Hati Seorang Kekasih

Filed under: cer!ta tentang...

Dia seorang kekasih.
Dia tertawa diwaktu itu
Dia bahagia juga diwaktu itu.

Harapnya indah penuh cinta.
Lalu ia berkata :     
    "Hidupku tanpa cintamu Bagai malam tanpa bintang     
    Cintaku tanpa sambutmu Bagai panas tanpa hujan"

Banyak cinta berjuta rasa.
Meski jarak, waktu dan ruang memisahkanya, tapi hati tetaplah hati.
Apalah arti jarak, waktu dan ruang, jika rasa memang ada.
Hanya cukup menunggu.

    "Beri sedikit waktu biar cinta datang karena telah terbiasa".

Tapi apa dia datang, apa dia pergi hanya cinta yang tau.
Kembali kekasih ini berkata

     "Simpan mawar yang ku beri           
     Sebelum kau ludahi aku
     Sebelum kau robek hatiku "

Meski berat hati, kekasih ini pun pergi.
Mungkin takkan kembali.
Apalah arti jika nasi pun bisa menjadi cair.
Lama waktu yang ditunggu, separuh jalan yang terlewati.
Terhenti ditengah jalan.
Lalu kekasih berkata:

    "Terima kasih atas cinta, jagalah dirimu baik-baik.
     Sayangku slalu menyertaimu".

Lalu kekasih itu menghilang entah kemana.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://lilis.blogsome.com/2006/04/14/risalah-hati-seorang-kekasih/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham