Kotak itu Bernama Hati
Sebuah kotak, dengan enam sisi padanya.
Darinya ku bisa menyimpan barang yang aku punya
Kutata barang-barang yang kumiliki dengan rapi agar semua yang kupunya bisa masuk ke dalam kotak. Tak lupa kubersihkan kotak itu dari debu-debu.
Setelah itu aku bungkus dengan selembar kertas yang menarik dan kuikatkan padanya seutas tali.
Kan kubawa kotak itu menuju tempat yang indah dan bisa kuberikan kepada seseorang yang membutuhkan.
Aku juga mempunyai satu kotak lagi yang lebih penting. Ia berbeda dengan kotak-kotak yang lain. Bukan segiempat bentuknya.
Sebelum aku menaruh sesuatu padanya, aku berusaha membersihkan “kotakku” itu agar selalu terlihat putih.
Seringkali ia kotor karena ujub, dengki, iri, dan sebagainya. Tak mudah memang untuk menjaganya agar selalu bersih. Aku harus selalu membersihkannya setiap waktu.
Kutaruh beberapa barang-barangku yang sangat indahhh.. sekali di dalamnya. Barang-barang itu tidak boleh rusak karena debu-debu ujub, dengki, iri, dsb. Kutaruh rapi dalam kotakku, kuluruskan sebuah niat yang abadi (Insyaallah, ku berusaha agar ia selalu tertuju pada Rabbku).
Lalu kubungkus kotak itu dengan sebuah tekad dan tujuan yang kuat dan kuikatkan dengan beberapa bait doa yang tulus agar kotakku selalu terlihat indah dihadapan-Nya
Suatu hari nanti akan kubuka kotakku, dan aku berharap semoga barang-barang yang ada dalam kotakku ini, bisa bermanfaat bagi ummat. Dan tak lain aku juga berharap agar isi dalam kotakku bisa membahagiakan kedua orangtuaku.
Ya Allah, jikalau isi kotak yang ada sekarang ini yang terbaik, maka mudahkanlah hamba untuk dapat menatanya agar selalu rapi dan indah
Dan jika ada dalam kotakku yang kurang baik di hadapanMu, maka gantilah ia segera dengan isi yang lebih baik.
Engkaulah yang menggenggam semua ini. Dan mudahkanlah hamba untuk membawa kotakku pada sebuah tujuan yang haqiqi……….





