Setelah 63 tahun kemerdekaannya
INDONESIA. Yes here we are di Indonesia dengan Bhinneka Tunggal Ika-nya. Biar berbeda2 tetapi satu jua (katanya sih begitu) Keragaman yang tidak hanya meliputi suku bangsa, tapi juga bahasa, budaya, hayati, sumber daya alam dan seterusnya dan seterusnya. Sumber daya alam yang melimpah ruah yg semestinya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa dan rakyaknya. Zamrud khatulistiwa dengan keindahan alamnya. Lantas, apakah yang terjadi dengan Indonesia saat ini????
Indonesia, Negara tercinta kita ini, saat ini merupakan salah satu Negara penyumbang terbesar gas CO2 dengan kebakaran hutannya, dengan illegal loggingnya yg akhirnya menyebabkan produksi O2 berkurang. Namun bukan hanya alamnya saja yg rusak, moral pemimpin negeri juga ikut2an rusak. Ironis memang, orang yang seharusnya memberi contoh, malah sama sekali tidak patut dicontoh. Orang yang seharusnya mengajari, malah perlu diajari. Korupsi merajalela hingga mengakar kuat bahkan tak segan-segan untuk “dilestarikan”. Lihat saja, di negeri yang lagi2 katanya kaya raya ini, di tanah yang sangat subur sehingga ranting kering sekedar ditancapkan bisa tumbuh, ternyata masyarakatnya begitu miskin. Miskin akan ilmu, harta bahkan miskin moral. Hutang menumpuk. Negeri yang kaya ini, ternyata punya hutang yang tidak sedikit. Sangking tidak sedikitnya, anak cucu kita pun turut berhutang sekalipun belum menghirup nafas kehidupan. Membayar utang bahkan sebelum berhutang!
Indonesia…ya Indonesia. Disinilah kita!
Tak akan ada habisnya berbicara ttg Indonesia. Setelah 63 tahun kemerdekaannya, semoga Indonesia segera sadar dan memperbaiki diri menjadi lebih baik sebagai negara yang bermartabat. Membuka lembaran baru kanvas kehidupan bagi orang2 di dalamnya. Majukan dan perbaiki kualitas hidup
Dan alangkah sayang, jika kemerdekaan diartikan hanya sebagai pembacaan teks Proklamasi oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta pada 17 Agustus 1945.
*By the way, kapan ya utang itu akan lunas?






wah,, menggugah sekali tulisannya!!
tulisan sendiri kan!!
tulisan komentarnya masih merah ga ya??
kalo masih merah benerin lagi dung! biar orang lain bisa baca…pusing liatnya!!
thanks
Comment by dHarto..!! — August 18, 2008 @ 11:52 am
Tentu saja.. kalau utang tidak mau bertambah, ya jangan utang lagi -_-
Sebaiknya pemimpin kita demikian, mengusahakan jalan lain yang bisa. Jangan berhutang lagi.
Comment by Ade Bayu — September 8, 2008 @ 4:59 pm
sip, emang negeri ini butuh sesuatu yang baru.
sesuatu yang bisa merubah ini semua, sesuatu yang benar2 baru sesuatu yang punya semangat berkorban, dan sesuatu itu biasanya masih ada di dalam diri anak muda.
Comment by gunsanadi — November 15, 2008 @ 11:51 am
Indonesia tanah air ku
Comment by blog competion — January 16, 2009 @ 9:21 pm
wah sangat nasionalis nih tulisan. apakah orangnya juga nasionalis ya
Comment by blogcompetion — January 17, 2009 @ 3:14 am
smangadH!!
Comment by pmreload — July 8, 2009 @ 5:52 am